Indikator Indeks Kualitas Lahan (IKL) adalah variabel atau parameter yang digunakan untuk mengukur kesehatan dan fungsi lahan, seperti kualitas tutupan hutan, tutupan vegetasi non-hutan (RTH), serta faktor fisik-kimia tanah (tekstur, unsur hara, kelembaban), yang kemudian diolah menjadi nilai tunggal untuk menilai kemampuan lahan mendukung ekosistem dan kegiatan manusia. IKL ini sering menjadi komponen dari Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang lebih besar, menilai kinerja pengelolaan lingkungan hidup secara keseluruhan.
Dari 2021 ke 2025: naik 23,2% (51,31 → 63,19 Indeks).
| Tahun | Nilai (Indeks) | Δ vs tahun sebelumnya |
|---|---|---|
| 2025 | 63,19 | ▲ 21% |
| 2024 | 52,21 | ▼ 0,1% |
| 2023 | 52,27 | ▲ 1,9% |
| 2022 | 51,31 | 0% |
| 2021 | 51,31 | — |
Sumber: Portal Satu Data Ngawi · data dikumpulkan otomatis dari satudata.ngawikab.go.id · sinkron terakhir: 28 September 2026.