Penghitungan luas panen sayuran dan buah-buahan semusim yang dipanen berulang kali/lebih dari satu kali, dapat dilakukan dengan cara: ▪ Satu bulan: Luas panen satu bulan adalah luas panen tanaman yang dipanen habis maupun belum habis selama satu bulan. ▪ Satu Triwulan: Luas panen satu triwulan adalah luas panen tanaman yang dipanen habis ditambah dengan luas panen belum habis selama satu triwulan ▪ Satu tahun (Januari s.d. Desember): Luas panen satu tahun adalah luas panen tanaman yang dipanen habis ditambah dengan luas panen belum habis selama satu tahun
Dari 2020 ke 2025: naik 1.242% (8.617,1 → 115.639,25 Hektar (Ha)).
| Tahun | Nilai (Hektar (Ha)) | Δ vs tahun sebelumnya |
|---|---|---|
| 2025 | 115.639,25 | ▲ 13,1% |
| 2024 | 102.280,34 | ▲ 940,3% |
| 2023 | 9.831,95 | ▼ 4,1% |
| 2022 | 10.256,95 | ▲ 11% |
| 2021 | 9.237,08 | ▲ 7,2% |
| 2020 | 8.617,1 | — |
Sumber: Portal Satu Data Ngawi · data dikumpulkan otomatis dari satudata.ngawikab.go.id · sinkron terakhir: 22 Agustus 2026.